7 Keunggulan Telegram dari pada WhatsApp dan Apa Kelemahannya? Pengen Tahu?

Telegram dan WhatsApp
Gambar via pixabay.com

Saya disini mau menceritakan pengalaman saya sebagai pengguna internet dan smartphone. Tentu tatkala kita memakai internet kita banyak ditawari banyak media sosial.

Tatkal kita berbicara tentang facebook, whatshapp, instagram atau BBM, maka tak asing bagi banyak kalangan. Tapi kalau disebut Telegram, mungkin ada kalangan tidak begitu mengenal, atau mungkin Cuma mendengar saja.

Pengalaman pertama saya memakai aplikasi ini, saya benar- benar terkejut, saya mendapati banyak yang berbeda dari yang lain, seperti adanya layana broadcash, mampu menampilkan semua yang dipos pemilik chanel broadcash bagi pengikut baru, sehingga tidak ada istilah telat.

Aplikasi Telegram sebenarnya sudah sangat terkenal di era smartphone ini, apalagi bagi komunitas tertentu, meskipun masih kalah kepopulerannya dengan whatshaap.

Bagi kalangan tertentu telegram menjadi “kebutuhan semi primer” mereka untuk menyampaikan pesan-pesan yang bersifat sangat privasi.

Siapa Dibalik Aplikasi Ini?

Gambar via pixabay.com

Sebelum kita berkenalan dengan telegram, maka kenalan dulu dengan pembuatnya. Siapakah orang yang punya andil besar dalam pembuatan aplikasi pintar ini? Mesti para pembaca mulai penasaran dengan orang ini.

Silahkan anda baca tulisan ini, anda akan sedikit tahu tentang siapa orang yang punya ikut andil besar dalam pembuatan telegram. Orang ini punya nama Pavel Durov.

Dilihat dari namanya sudah bisa ditebak, dari mana asalnya orang ini. Kalau anda tahu nama yang ada huruf ov, itu bisa ditebak dari mana asalnya, dia warga negara mana.

Kalau anda tidak bisa nebak berarti anda kurang piknik, atau kurang pengalaman, bukan pengalaman mendaki gunung atau renang di laut, tapi pengalaman membaca tulisan, artikel atau buku.

Maka wahai para pembaca artikel ini, perbanyaklah membaca! Membaca adalah jendela dunia.

Mari kita lanjut ke pembahasan sebelumnya tadi, tentang masalah telegram. Kita sampai pada siapa Pavel Durov.

Pavel Durov lahir di Sankt Peterburg, satu nama kota di Rusia sekarang, yamg dulu di zaman Uni Soviet disebut dengan Leningrad, yang akhirnya negara itu bubar tahun 1991.

Ketika dia lahir, tepat di kota Leningrad karena pada waktu itu masih di zaman Uni Soviet, pada tanggl 10 oktober, tahu 1984.

Dia tumbuh dan menghabiskan masa kecil di salah satu kota di Italia, tepatnya Torino, sebab ayahnya yang bernama Valery Durov, tinggal di kota negara Romawi tersebut untuk menjalakan profesinya sebagai orang yang ahli dalam filologi

Anak Rusia itu menempuh sekolah dasar di Italia, lalu meneruskan sekolah menengah di kota kelahirannya yang pernah bernama Leningrad setelah pulang ke negri asalnya, sekitar pada tahun 2001.

Dia melanjutkan kuliah di fakultas Filologi sama seperti ayahnya, sampai lulus pada tahun 2006 dari Universitas Negeri Sankt Peterburg.

Tahun 2006 pria yang lahir tahu 1984 ini,membangun sebuah website berbasis jaringan sosial, yang diberi ama Vkontakte. Website ini konon mirip media sosial yang sangat boming, yaitu Facebook.

Di tahun 2013 tepatnya bulan Desember, dia mengambil keputusan baru dengan menjual 12% sahamnya yang ada VK kepada Ivan Tavrin, pemilik Mail.ru.

Mungkin kita perlu tahu apa ideologi pria yagn lahir di masa komunis ini. Pemuda Rusia yang berumur 34 tahun ini menilai ideologinya ateisme. Ideologi yang tak mengakui adanya Tuhan, dan tak mengakui adanya agama yang benar.

Kenalan dengan Telegram

Gambar via pixabay.com

Telegram termasuk aplikasi pengirim pesan instan berbasis internet yang bisa di jalankan di banyak OS, smartphone maupun komputer,mulai dari android, iOS, Ubuntu, windows phone, windows, linux, dan OS buatan apple OS X. Aplikasi ini didirikan oleh Pavel Duro, pemuda Rusia kelahiran 1984 di Leningrad.

Aplikasi yang mulai diperkenalkan pada dunia pada tahun 2013 ini sudah digunakan oleh ratusan juta orang di seluruh dunia karena terkenal mempunyai sistem keamanan privasi yang tinggi.

Meskipun ada istilah keren bagi para hacker, no system is safe (tidak ada system yang aman). Walaupun mungkin telegram punya celah sistem keamanan tapi mungkin jauh lebih aman dari yang lain.

Fitur Unik Telegram

Telegram punya fitur unik, yang berdeda dari yang lain, bahkan mungkin tidak ada di aplikasi lain. tentu kalau kita pikir-pikir, setiap aplikasi punya fitur sendiri-sendiri dan tentu punya kelemahan dan kekeurangan.

Group Jumbo

Dengan telegram sebuah komunitas besar bisa membuat grup chating tanpa harus memikirkan batasan jumlah anggota grup. Telegram mampu memuat sekitar seratus ribu onggota dalam satu grup.

Whatsapp sebagai saingan telegram hanya mampu menampung sekitar 200-an anggota group. Tentu ini membuat orang mampu untuk bekenalan dengan banyak orang yang mempunyai hobi atau ide-ide yang sama.

Channel  Jumbo

Telegram punya fitu untuk membuat chanel tertentu untuk sekedar membagikan informasi atau jadi media promosi. Fitur cahnnel pada aplikasi ini mampu menampung 50.000-an subcraiber.

Melihat Semua Postingan Channel

Setiap subcraiber mampu melihat semua postingan di channel yang dia ikuti, meskipun sudah lewat beberapa tahun, sehingga subcraiber baru tidak ketyinggalan dengan postingan lama.

Fitur ini tidak ada pada WA. Subcraiber channel pada WA akan menerima postingan yang diposting setelah dia memasuki channel tersebut. Tentu dia banyak terlewatkan informasi yang dipost sebelum dia masuk channel tersebut.

Fitur Broudcast

Fitur ini berupa layanan mengirim pesan secara serentak ke normor kontak telegram. Konon fitur ini bisa mengirim ke 100 ribu nomor, angka yang sangat jauh dibanding kemampuan fitur broudcast milik WA.

Mengirim File Besar

Telegram mampu mengirim file dengan size yang besar sekitar1,5 Gb, dalm bentuk foto, video, musik, PDF, zip dan word. Aplikasi chating lain seperti WA hanya bisa mengirim beberapa puluh MB saja.

Bot

Bot yang dimaksud dalam alpikasi telegram adalah robot. Sistem otomatisai layanan. Contoh misalnnya layanan kamus indonesia-inggris.

Tatkala masuk kosakata indonesia ke channel bot yanng sudah disistem translete Indonesia-Inggris, maka otomatis akan muncul terjemahan Inggris. Tentu fitur ini cocok untuk yang sudah ahli progaming dan coding.

Cloud/Cloud Storage

Apa itu cloud? Asal arti cloud adalah awan, dan storage adalah penyimpanan. Maka maksud dari cloud storage adalah sistem yang databasenya berbasis internet.

Telegram karena berbasis cloud mampu memberikan kecepatan dalam mengirim pesan, mampu mengirim file jumbo, menjadi media penyimpanan file besar tanpa harus menguras memori smarphone.

File-file ini bisa di akses melalui hadware yang berbeda, entah laptop atau smarphone lain. Fitur ini sangat cocok bagi yang kehilangan atau rusak smartphonenya. Tentu untuk mengakses data yang kita aploud harus pake layanan internet.

Secret Chat

Telegram berusaha memberikan sistem keamanan berkomunikasi dengan fitur chat end to end yang terencripsi.

Bahkan ada setingan penghancur file yang dikirim. File yang telah dikirim akan hancur sesuai dengan waktu yang diseting. Fitur enscripsi tidak di semua layanan chating telegram, hanya ada di layanan Secret Chat.

Perbandingan Telegram dengan Whatsapp

Semua orang bisa dipastikan kenal dengan nama aplikasi yang sangat terkenal ini. Konon aplikasi in sudah dipakai milyaran orang.

Whatsapp atau biasa dikenal juga dengan WA, merupakan aplikasi media sosial yang memberikan layanan komunikasi , seperti; kirim pesan, gambar, suara, telephone.

Aplikasi ini bahkan punya layanan yang lebih spesial lagi, seperti layanan status dan video call yang bisa dijalankan 4 pengguna secara bersamaan. Telegram dengan segala keunggulanya ternyata punya kelemahan; tidak ada layanan status dan video call.

WA memberikan layanan encripsi pada semua pesan yang terkirim lewatnya, sedangkan telegram hanya pada layanan secret chatnya. Meskipun konon encripsi telegram lebih aman dari WA.

Sistem data berbasis cloud pada telegram memang punya keunggulan sebagaimana yang telah diterangkan. Tapi ada kemungkinan kerusakan atau kebobolan dalam jangka panjang nanti, itulah kelemahannya. Database WA dikembalikan pada masing-masing smartphone sedangkan keamanan tergantung masing-masing.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *