Membaca Doa sebelum Makan sesuai Sunnah Lengkap (Arab, Latin dan Arti)

Membaca doa sebelum makan, ungkapan yang ringan tapi banyak ditinggalkan. Itu lah yang terjadi di masyarakat kita. Ketika lapar, lihat makanan langsung disantap tanpa ba….bi…bu. Lapar, itu hal lumrah, tapi ya jangan sampai main lahap aja. Kalau diperhatikan, kenapa doa masuk makan selalu ditinggalkan, sebenarnya hal itu karena kebiasaan aja.

So, niat yang kuat dulu, untuk merubah kebiasaan itu, meski nanti juga kadang sering lupa juga. Setidaknya, sedikit demi sedikit akan terbiasa, karena sudah ada tekad. Kalau tak ada tekad, yang terjadi bukan lupa tapi mengabaikan

Doa Sebelum Makan sesuai Sunnah (Lengkap)

doa-sebelum-makan
Doa sebelum Makan (publishertasik.blogspot.com)

Ada beberapa doa yang berkaitan dengan dengan makan, seperti doa sebelum makan, doa karena lupa doa di awal, dan doa minum susu.

Doa Sebelum Makan dengan Bismillah

Berdoa sebelum makan dengan Bismillah didasari beberapa hadits yang shahih.

  • Dalil 1

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ الَّذِى لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ جَاءَ بِهَذَا الأَعْرَابِىِّ يَسْتَحِلُّ بِهِ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ وَجَاءَ بِهَذِهِ الْجَارِيَةِ يَسْتَحِلُّ بِهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهَا فَوَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّ يَدَهُ لَفِى يَدِى مَعَ أَيْدِيهِمَا

“Sungguh, syetan menghalalkan makanan yang tidak disebutkan nama Allah padanya. Dan sesungguhnya syetan datang bersama orang badui ini, ia menghalalkan dengannya makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Dan syetan tersebut juga datang bersama budak wanita ini, ia menghalalkan dengannya makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya tangan setan tersebut ada di tanganku bersama tangan mereka berdua.” (HR. Muslim, Abu Daud dan Nasa’i)

  • Dalil 2

يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ. فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ

“Wahai anak, bacalah “bismilillah”, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang dekat denganmu.”cara makanku seperti itu setelah itu. (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Dalil 3

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلاَ نَشْبَعُ. قَالَ « فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ ». قَالُوا نَعَمْ. قَالَ « فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ »

Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan dan kami tidak kenyang?” Beliau bersabda: “Maka barangkali kalian makan berpisah-pisah (sendiri-sendiri).” Mereka berkata, “Ya.” Beliau bersabda: “Maka berjamaahlah kalian untuk (menyantap) makanan kalian, dan sebutlah nama Allah atasnya, niscaya kalian akan diberi berkah padanya.” (HR. Abu Daud)

  • Dalil 4

وَعَنْ رَجُلٍ خَدِمَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَنَّهُ كَانَ يَسْمَعُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَرَبَ إِلَيْهِ طَعَامًا يَقُوْلُ : بِسْمِ اللهِ

 

Dari seseorang yang berkhidamat (membantu) untuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ketika ia mendekatkan makanan kepada beliau, beliau mengucapkan “bismillah”. (Tertera  dalam Al Kalimuth Thoyyib oleh Islam Ibnu Taimiyah) 

  • Dalil 5

إِذَا أَكَلَ أَحَدكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه ، فَإِنْ نَسِيَ فِي أَوَّله فَلْيَقُلْ : بِسْمِ اللَّه فِي أَوَّله وَآخِره

Apabila makan salah satu dari kalian, suatu makanan, maka hendaklah dia mengucapkan “Bismillah”. maka Jika dia lupa, hendaklah dia mengucapkan: Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi”.

Jika Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

Doa Sebelum Makan
Doa sebelum Makan (pixabay.com)

Seperti di sebutkan pada hadits yang jadi dalil kelima tersebut bahwa ketika lupa berdoa sebelum makan, maka ada solusi doa lain sebagai gantinya.

بِسْمِ اللَّهِ في أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Latin :

Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi

Arti :

“Dengan nama Allah di awal dan dia akhir”. (HR. Ibnu Hibban)

Setelah mendapatkan ilmu maka tidak ada kewajiban pertama kecuali mengamalkan.

Doa-doa yang diajarkan dalam Islam kalau diamalkan dengan istiqamah, insya Allah, Dia akan memberi banyak keberkehan dalam kehidupan.

Makan dan minum merupakan kebutuhan primer manusia sebagai makhluq hidup yang lemah. Islam agama yang sangat sempurna ini, mengatur bagaimana cara makan yang baik dan benar yang diridhai Allah subhanahu wa ta’ala.

Dalam Islam, makan tak sekedar menguatkan tubuh, mencari kenyang dan memanjakan lidah, tapi juga mencari berkah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan keberkahan ini, orang bisa diselamatkan dari azab dunia-akhirat, mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala, dijauhkan dari gangguan syetan, dan dimudahkan untuk berbuat kebaikan.

Dalam artikel ini akan dibahas tentang makanan yang menjadi penentu dalam kehidupan kita, apakah makanan ini membawa keselamatan dan berkah atau tidak. Dan nantinya juga ada pembahasan tentang doa sebelum makan.

Kajian Ustadz Adi Hidayat tentang Doa sebelum Makan

Video Doa sebelum Makan (Cocok untuk Anak Kecil)

Adab Makan Sesuai Sunnah

Al-Quran dan As-Sunnah telah menerangkan banyak tentang adab-adab makan, dari yang bersifat prinsip yang memiliki stempel hukum wajib sampai adab-adab yang masuk kategori sunnah. Silahkan simak berikut ini.

Memakan Makanan Halal dan Baik

Mencari berkah dalam makanan tidak hanya sekedar doa sebelum makan atau sesudahnya, tapi harus dimulai dari hal yang sangat prinsip dan mendasar, yaitu dengan memakan makanan yang halal.

Memakan makanan halal lebih dari sekedar adab makan. Bahkan kewajiban ini bagian dari prinsip ajaran Islam. Tatkala hal ini diterjang efeknya sangat besar, mendapat siksa api neraka. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala, melindungi kita dari barang yang haram.

Makanan haram itu ada dua macam; haram zatnya dan haram cara mendapatkannya. Semuannya sama-sama haram dan mendatangkan azab dari Allah subhanahu wa ta’ala.

اِنَّ الَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ الْيَتٰمٰى ظُلْمًا اِنَّمَا يَأْكُلُوْنَ فِيْ بُطُوْنِهِمْ نَارًا ۗ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيْرًا

Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sesungguhnya tiada lain mereka itu memakan di dalam perutnya api dan mereka akan masuk ke dalam api neraka yang menyala-nyala. (QS. An-Nisa’: 10)

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ ، النَّارُ أَوْلَى بِهِ

Tidaklah masuk surga daging yang tumbuh dari (makanan) haram, neraka lebih patut dengannya. (HR. Ahmad)

Memakan makanan haram tidak hanya menjerumuskan ke neraka, tapi juga menjadi penghalang terkabulkannya doa.

Tidak hanya sekedar makanan halal yang seharusnya dimakan tapi juga baik bagi yang memakannya. Makanan baik yaitu makanan yang tidak memadhoroti.

Gula termasuk makanan yang halal, tapi ini tidak baik bagi orang yang terkena penyakit diabetes, karena bisa memadhorotinya.

يَااََيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Wahai manusia! Makanlah dari apa yang terdapat di bumi (makanan) yang halal yang baik, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu. (QS. AL-Baqarah: 168)

Doa sebelum Makan
Doa sebelum Makan Halal (pixabay.com)

Baca juga doa kafaratul majlis

Berikut ini contoh makanan yang secara zat haram

  • Bangkai

اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas (darurat), maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang. (QS. Al-Baqarah: 173)

قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَى طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Tiadaklah aku dapati dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang  makan, yang  hendak dia makan, kecuali kalau itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak  melampaui batas (darurat), maka sesungguhnya Rabbmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am: 145)

Apa itu bangkai?

Bangkai adalah biantang yang mati tanpa disembelih atau anggota tubuh binatang yang terpotong ketika masih hidup.

  • Babi

Babi merupakan binatang haram yang menjijikkan dan najis. Menurut banyak penelitian babi memang menjadi tempat berkumpulnya cacing dan bakteri. Tapi bukan berarti kalau sudah disterilkan dengan alat modern jadi halal.

Keharaman babi memang berdasarkan nash yang jelas, bagian dari hikmah pengharaman itu adalah dijauh dari banyak penyakit yang berkumpul di tubuh babi.

  • Darah

Darah apapun hukumnya haram diminum atau dimakan, meskipun itu dari hewan yang halal dimakan dagingnya.

  • Hewan yang Disembeli dengan Menyebut Nama selain Allah

Orang musyrik atau orang jahiliyyah, mereka menyembelih binatang ternak untuk dipersembahakan kepada selain Allah subhanahu wa ta’ala, mereka pun menyembelihnya tidak dengan nama Allah ta’ala, tapi dengan menyebut apa yang mereka sembah. Kita berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari kekafiran dan kesyirikan.

  • Khamr

Semua jenis makanan atau minuman yang memabukkan maka itu termasuk khamr, tentu haram dimakan meskipun dengan kadar sedikit yang tidak sampai menyebabkan mabuk.

  • Binatang yang Bertaring dan Burung yang Berkuku Tajam/Pemangsa

Semua binatang yang bertaring hukumnya haram seperti; anjing, kucing, srigala, beruang, ular, harimau dan lainnya, ataupun burung berkuku tajam, seperti; elang dan banyak lainnya.

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ ص.م. عَنْ كُلِّ ذِيْ نَابٍ مِّنَ السِّباعِ وعَنْ كُلِّ ذِيْ مِخْلَبٍ مِّنَ الطَّيْرِ

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan setiap binatang bertaring dari binatang buas dan setiap  berkuku tajam dari jenis burung. (HR. Muslim)

Untuk lebih dalamnya silahkan dibaca di kitab-kitab fiqih. Disana akan diterangkan banyak hal tentang binatang yang haram dimakan dengan berbagai perselisihannya.

Makanan Haram karena Cara Mendapatkanya

Makanan yang asal zatnya halal, tapi cara mendaptaknnya dengan cara haram, maka jatuhnya menjadi makanan haram.

  • Makan dari Uang Riba

وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ

Dan Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. (QS. Al-Baqarah: 275)

  • Makan dari Hasil Penjualan Barang Haram

Berapa banyak sekarang penjual barang haram, seperti khamr, babi dan anjing.

  • Makan dari Uang Hasil Maksiat atau Kemungkaran

Hal ini banyak sekali contohnya; mencuri, merampok, menjual diri, korupsi, menipu, mengambil uang anak yatim dengan zalim, dan lainnya.

Makan dengan Tangan Kanan

Makan dengan tangan kanan memang sudah masuk kategori perintah yang harus dijalankan. Meski apabila tak dilakukan akibatnya tak sama dengan makan barang haram, tapi bukan berarti boleh ditinggalkan.

يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ. فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ

“Wahai anak, bacalah “bismilillah”, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang dekat denganmu.”cara makanku seperti itu setelah itu. (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga doa malam hari

Video Panduan Adab Makan

Video Kajian Adab Makan sesuai Sunnah

Supaya makanan lebih berkah, supaya amalan anda selalui sesuai sunnah Nabi, maka sangat dianjurkan untuk berdoa sebelum makan. Doa tersebut selain mendatang pahala dan berkah juga memberi efek negatif bagi syetan.

By : Idaroh

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *